Setelah sempat memperlihatkan penguatan pada hari kemarin, mata uang cadangan dunia kembali harus diperdagangkan di zona merah pada hari Selasa seiring pulihnya sentimen terhadap resiko yang dipicu serangkaian berita positif dariEropa. Indeks Dollar, yang mengukur kinerja mata uang AS terhadap 6 mata uang utama lainnya harus merosot sekitar 0,45% ke level 78.80 sejauh ini.
Sentimen pasar nampak mulai membaik setelah para pemimpin Eropa yang menghadiriKTT sepakat, terkecuali Inggris dan Republik Ceko, untuk memberlakukan disiplin fiskal yang ketat dan akan mengoperasikan penuh perjanjian ESM pada bulan Juli 2012 mendatang. Data pengangguran Jerman yang lebih rendah dari perkiraan juga turut menopang minat terhadap aset beresiko pada hari Selasa.
Pelemahan Greenback tentu memberi peluang bagi Franc Swiss untuk merebut kembali dominasinya, terlihat dari pergerakan USDCHF yang sejauh ini telah merosot lebih dari 0,5% untuk diperdagangkan pada kisaran 0.9125. Apresiasi Swissie lebih lanjut jelas akan semakin menambah tekanan ekstra terhadap SNB yang telah berkomitmen untuk menjaga batas nilai tukar Franc pada 1.20 per Euro.
Dari sisi teknikal, penembusan level terendah kemarin di area 0.9115 akan membuka jalan bagi USDCHF untuk menguji support berikutnya di 0.9090 (Bollinger terbawah) dan kemudian 0.9065 (low 30 Nov). Sedangkan level resistensi mungkin dapat dijumpai pada area 0.9210 (high 30 Jan), diikuti oleh zona 0.9315/25 (high 6 Okt/MA 50-hari) dan 0.9400 (high 22 Des).