Hari ini (16/03) lembaga pemeringkat Moody's memangkas peringkat hutang jangka panjang Nomura Holdings Inc sebesar satu tingkat di atas 'junk'. Penilaian diambil berdasarkan kelemahan dalam operasi pasar modal internasional dari perusahaan broker terbesar di Jepang.
Peringkat jangka panjang dipangkas menjadi Baa3 dari Baa2, menempatkannya satu tingkat di atas non-investment grade. Outlook stabil. Moody's melakukan peninjauan sejak bulan November. "Tindakan ini merefleksikan pandangan Moody's pada kegiatan internasional Nomura yang telah menyebabkan tingginya tingkat volatilitas pendapatan dikarenakan posisi strategis yang relatif lemah dari bisnis Nomura. Hal ini dikombinasikan dengan lingkungan operasional yang sulit," jelas Moody's.
Menurut Moody's masih ada ketidakpastian tentang posisi jangka panjang dan profitabilitas kegiatan internasional Nomura di pasar modal, mengingat pangsa pasar yang lebih lemah dibandingkan dengan partner globalnya. Langkah ini dilakukan pada saat Nomura mencoba untuk mengelola bisnis di luar negeri, yang dipangaruhi oleh ketidakstabilan pasar global dan krisis utang Eropa. Tindakan pemangkasan peringkat yang dilakukan Moody `s merupakan yang pertama untuk perusahaan pialang sejak Mei 2009 saat dilakukan pemangkasan karena lembaga pemeringkat melihat tantangan yang berasal dari akuisisi perusahaan yang beroperasi di Eropa dan Asia, Lehman Brothers pada tahun 2008.
Nomura telah menjadi salah satu bank investasi global yang memiliki peringkat terendah dibandingkan dengan pesaingnya, Goldman Sachs yang memiliki peringkat A1 dan Morgan Stanley dengan peringkat A2. Tindakan ini diharapkan dapat meningkatkan pendanaan Nomura, dimana Nomura membutuhkan broker untuk memberikan jaminan lebih banyak. Akan lebih sulit bagi Nomura untuk mengembaangkan bisnis luar negeri.
Kepala operasional Nomura, Takumi Shibata mengatakan bahwa jika peringkat utang perusahaan turun, maka Nomura perlu untuk memasok antara Y10-Y20 miliar pada jaminan tambahan untuk mengamankan pinjaman. Dengan likuiditas kas sekitar $ 70 miliar, penyediaan jaminan tambahan tidak akan berdampak signifikan terhadap posisi likuiditas Nomura. Pemangkasan peringkat terjadi meskipun Nomura membukukan angka yang cukup kuat untuk kuartal ini.
Pada kuartal ketiga tahun fiskal yang berakhir 31 Desember, Nomura membukukan laba bersih Y17.82 miliar. Hal ini terjadi setelah sempat merugi Y46.09 miliar pada kuartal Juli-September. Keuntungan terakhir sebagian besar berasal dari keuntungan atas penjualan saham perusahaan di restoran Jepang, Skylark Co.
Namun kerugian Nomura di Eropa menyapu bersih keuntungan dari bisnis di luar negeri sehingga Nomura membukukan kerugian hingga Y20.94 miliar di kawasan itu, dengan pasar yang tetap stabil di tengah krisis utang negara Eropa. Meski Nomura berencana memangkas biaya hingga $1.2 miliar, saham berperforma buruk dan anjlok hingga Y223, rekor terendah. Hal ini sebagian dikarenakan kekhawatiran atas kemungkinan pemotongan peringkat kredit. Standard & Poor memberi peringkat BBB + pada Nomura, dengan outlook stabil, demikian juga dengan Fitch Ratings yang memberi peringkat BBB+.
Kemarin (15/03) menjelang pengumuman, saham Nomura ditutup naik 0.25% menjadi Y400 di Tokyo Stock Exchange. Pasar saham tampaknya telah bersiap menghadapi penurunan peingkat ketika saham Nomura turun ke rekor rendah Y223 pada 24 November setelah Moody's mengumumkan tengah meninjau peringkat Nomura.